5 Alasan lebih baik kamu langsung lamarin dia dari pada Tunangan
By : Muhammad Muharamsyah Malsa
“Sudah, tunangan saja dulu. Biar ada pengikatnya….”
Memang
sah-sah saja, jika ada yang berpendapat tunangan merupakan simbol
pengikat pasangan sebelum akhirnya sampai ke pelaminan. Pendapat seperti
ini seolah-olah bagian dari kepastian. Meski kenyataannya tunangan tak
selalu menjadi patokan hubunganmu berlajut ke tahap selanjutnya. Atau
parahnya lagi, tunangan malah dijadikan alasan atau pembenaran untuk
melakukan hal-hal yang belum pantas.
Di Indonesia sendiri tunangan memang bukan lagi hal yang baru. Buat kamu yang sedang bingung karena diburu kepastian tentang
hubungan kalian oleh orangtua. Ada baiknya pertimbangkan beberapa
alasan di bawah ini, daripada tunangan kenapa nggak langsung lamaran
aja?
1. Bisa disebutkan beda pacaran dengan tunangan? Kecuali cincin yang melingkar di tangan.

Katanya, “Tunangan membuat orangtua kamu atau dia sama-sama yakin dengan hubungan kalian.”
Nggak
hanya itu, tunangan juga dianggap sebagai batu loncatan untuk keluarga
kedua belah pihak saling mengenal. Terlebih setelah tunangan, cincin di
jari manis sebelah kanan kalian dipercaya sebagai pengikat. Meski
sebenarnya tanpa tunangan kalian tetap bisa mendekatkan kedua keluarga
atau sekedar memakai cincin.
Toh
sebenarnya pacaran atau tunangan sama-sama sebuah kesepakatan untuk
penjajakan. Dan yang pasti, keduanya pun masih belum mendapat sertifikat
halal ya!
2. Langsung lamaran lalu nikah lebih menghemat biaya, daripada harus tunangan dulu yang pastinya makan biaya juga
“Tunangan atau tukar cincinya cuma selametan kecil-kecilan aja kok, nggak perlu rame-rame.”
Keputusan
mengadakan sebuah acara memang hak kalian. Tapi, ada baiknya juga
dipertimbangkan matang-matang, mulai dari penting atau tidaknya acara
itu, sampai anggaran biaya yang harus dikeluarkan. Seperti halnya
tunangan, acara syukuran atau selametan kecil-kecilan pun perlu biaya.
Mengingat di acara itu kamu tak hanya mengundang keluarga atau kenalan
saja, tapi juga tetangga di dekat rumah. Belum lagi biaya membeli cincin
tunangan yang pastinya nggak murah.
Daripada uang kamu
kepakai untuk tunangan yang esensinya sendiri belum jelas. Mending
biayanya di tabung lagi untuk persiapan lamaran hingga nikah kalian
nanti. Jangan sampai juga, sudah keluar biaya tunangan kalian justru
nggak sampai ke jenjang pernikahan. Jadi, coba pikirkan baik-baik lagi
ya!
3. Siapa bilang tunangan nggak bisa buat kamu atau dia ragu? Tuhan kan Maha membolak-balik hatimu
Apa iya tunangan bisa buat kamu tenang, dan merasa sudah memiliki dia sepenuhnya?
Coba
jawab dan renungkan pertanyaan itu baik-baik. Sebab tunangan sebenarnya
belum bisa menjamin kamu atau dia tak ragu lagi untuk lanjut ke jenjang
pernikahan. Apalagi tunangan sama seperti pacaran yang jika ingin
berpisah tak memerlukan proses panjang, kecuali berpikir lebih dalam.
Berbeda
dengan keputusan untuk lamaran, dan menyegerakan menikah yang memberi
jaminan keyakinan tumbuh lebih subur. Sebab ini pertanda jika niat
kalian untuk serius memang tak bisa diganggu gugat. Kalian punya banyak
kekhawatiran yang memang hanya bisa dituntaskan dengan sebuah niat
baik yaitu menikah.
4. Tunangan itu nggak wajib dan nggak membuat kamu atau dia menjadi pasangan halal. Jadi buat apa dilakukan?

Nikah
itu wajib, tapi tunangan sendiri bukanlah tahapan yang wajib dilakukan
oleh setiap pasangan. Kalau memang ingin melakukan perkenalan untuk kamu
yang muslim bukankah lebih baik ta’aruf. Selain menghindari fitnah, hal
itu juga mengindari kamu atau calon pasanganmu kebablasan dalam
berhubungan di masa penjajakan. Sebab tunangan pun sama seperti pacaran
yang tak membuat kalian menjadi pasangan halal. Kalau begini ceritanya,
apa masih perlu tunangan itu sendiri?
5. Jika tunangan bertujuan untuk menjaga hubungan, komitmen di antara kalian pun sudah cukup, sampai akhirnya hari pernikahan datang.
Jika
kalian sudah sama-sama dewasa, tanpa adanya status pacaran atau
tunangan kalian tetap punya tanggungjawab untuk saling menjaga hubungan.
Komitmen yang sudah kalian sepakati dari awal sudah lebih dari cukup
untuk menanti hari yang sakral datang. Bukankah seperti itu pun hubungan
kalian akan terasa lebih sederhana dan tak banyak beban.
Memang
tunangan salah satu usaha, tapi bukankan berjodoh atau tidaknya kalian
sebagai pasangan masa depan tetap tak terjamin. Bukankah sebelum janur
kuning melengkung masih banyak kemungkinan berkaitan dengan hubungan
kalian.
Lihat contoh yang ada di sekitar kamu, banyak yang sudah
lama menjalin hubungan dan sudah bertunangan akhirnya harus kandas di
tengah jalan. Sudahlah, daripada tunangan masih lebih baik langsung
lamaran dan segera menikah.
Sumber : www.hipwee.com , Mustika Karindra






Tidak ada komentar:
Posting Komentar