PENGATURAN JARINGAN PERUSAHAAN
A. Topologi Jaringan Perusahaan
Menurut teknisi katri tipe topologi
yang cocok untuk di implementasikan di kantoran itu jenisnya Topologi
Star karena topologi yang mengunakan switch sebagai penghubungan
antar kabel jaringan. Jadi, Topologi ini lebih sering digunakan ketimbang
topologi yang karena biaya lebih murah dan trasperdata lebih cepat. Karena
swicth yang mengatur lajunya data.
B. Routing Static dan Dynamic
Static Routing
Static routing
adalah pembuatan dan
peng-update-an routing table
secara manual. Staric routing
tidak akan merubah
informasi yang ada
pada table routing
secara otomatis, sehingga administrator
harus melakukan merubah
secara manual apabila topologi jaringan berubah.
Dynamic routing
Dynamic routing adalah
cara yang digunakan
untuk melepaskan kewajiban mengisi
masukan masukan ke
routing table secara
manual. Protokol routing mengatur
router-router sehingga dapat
berkomunikasi satu dengan yang
lain dan saling
memberikan informasi routing
yang dapat mengubah
isi Routing table, tergantung
keadaan jaringannya. Dengan
cara ini, router mengetahui keadaan jaringan yang
terakhir dan mampu meneruskan datagram ke arah yang benar.
C. Konfigurasi Root Static
Dalam rangka mengatur suatu rute
statis router harus dalam bentuk yang menyeluruh.
ip route network/mask {address | interface} [distance]
· network : network yang dituju
· mask : subnet mask
· address : IP address untuk router yang
berikut
· interface
: interface untuk
mendapatkan network tujuan
· distance
: jarak administif
distance router (optional)
contoh:
ip route 10.0.0.0/8 131.108.3.4
110
·
10.0.0.0 : destination network.
·
/8 : mask (255.0.0.0)
·
131.108.3.4
: address
·
110 : distance
Sebagai alternatif, kita dapat
menconfigurasi interface yaitu :
ip route 192.168.1.0/24 eth0
· 192.168.1.0
: detination network
·
/24 : mask (255.255.255.0)
th0 : interface yang ditinggalkan
D. Konfigurasi Root Defaoult
Command
untuk default routing:
- hostname(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 “alamat-ip-gateway/next-hop”
-Misalkan
untuk Gambar dibawah ini pada R0
-Tinggal
memasukan command:
-R0(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 192.168.1.2
E. Verifikasi RIP
Selain command show ip route terdapat juga command show ip protocols yang berguna untuk memverifikasi apakah router rip telah terkonfigurasi. Berikut snapshoot-nya :
Jika informasi tentang Network 1
datang dari router A, maka router B dan D tidak boleh menginformasikan tentang
Network 1 ke router A.
- Menunjukkan proses routing yang sedang berjalan di router.
- Timers yang sedang berjalan termasuk waktu update selanjutnya (10 detik).
- Fungsi filetering untuk update yang akan diterima atau dikirimkan. Redistributing pada contoh diatas menunjukkan rip, sehingga router menggunaikan routing rip untuk menerima dan mengirim update.
- Menunjukkan interface yang digunakan untuk mengirim dan menerima update rip, serta versi rip yang digunakan.
- Automatic is in effect menunjukkan bahwa router tsb melakukan summarizing to the classful network boundary. Maximum path : 4 menunjukkan how many equal-cost router RIP will use to send traffic to the same destination.
- Menunjukkan Classful network address dikonfigurasikan pada router rip.
- Menunjukkan RIP neighbors dimana router menerima update, termasuk next-hop IP Address dan Administrative Distance. Untuk last update menunjukkan waktu update terakhir. Distance menunjukkan nilai AD = 120 -> RIP.
RIP merupakan sebuah protokol
routing distance vektor yang digunakan dalam ribuan jaringan diseluruh
dunia. Faktanya bahwa RIP merupakan protokol open standar dan mudah untuk
diimplementasikan, membuatnya menarik bagi beberapa administrator jaringan.
Selain RIP, IGRP juga merupakan
protokol routing distance vector. Tidak seperti RIP, IGRP merupakan
sebuah protokol hak milik cisco lebih dibandingkan protokol berbasis standar.
IGRP juga sangat sederhana untuk diimplementasikan. Bagaimanapun, IGRP merupakan
sebuah protokol routing yang lebih kompleks dibandingkan RIP dan dapat
menggunakan beberapa faktor untuk menentukan rute terbaik ke sebuah jaringan
tujuan. Modul ini akan memperkenalkan konfigurasi dan pemecahan masalah IGRP.
Upadate-update routing Distance
Vector
Update-update tabel routing terjadi
secara periodik atau ketika terjadi perubahan dalam sebuah jaringan protokol
distance vektor. Sama seperti proses discovery jaringan, update-update
perubahan topologi diproses secara sistematis dari router ke router. Algorithma
distance vektor menghubungi setiap router untuk mengirim isi tabel routing ke
setiap tetangganya yang terhubung lansung. Informasi tabel routing termasuk
tentang harga total jalur (total path cost). Harga jalur didefenisikan
oleh metrik dan alamat logical dari router pertama pada jalur ke setiap
jaringan dalam tabel.
Distance vector routing loop issues
Routing loop dapat terjadi ketika
tabel routing tidak konsisten atau tidak ter-update disebabkan oleh lambatnya
konfergensi dalam perubahan jaringan.
Mendefenisikan sebuah hitungan
maksimum
Update yang invalid tentang Network
1 akan berlangsung berulang sampai beberapa proses lain menghentikan
perulangan. Kondisi ini, yang mana dikenal sebagai count to infinity
(hitungan tak terhingga), mengulangi paket mengelilingi jaringan dalam
penyangkalan fakta bahwa jaringan tujuan, yaitu Network 1, sedang down (mati).
Selama router-router count to infinity, informasi yang invalid
menyebabkan terjadinya sebuah routing loop.
Untuk mencegah routing loops
ini berkepanjangan, protokol-protokol distance vector menentukan infinity
(tak terhingga) menjadi sebuah bilangan maksimum. Bilangan ini mengacu
pada sebuah metrik routing, yang secara sederhana berupa hitungan hop
(lompatan).
Dengan pendekatan ini, protokol
routing mengijinkan routing loop untuk berlansung sampai metrik melampuai nilai
maksimumnya yang diperbolehkan. Gambar memperlihatkan nilai metrik adalah
16 hop. Ini melampaui default distance vector maksimun yaitu 15 hop sehingga
paket dibuang oleh router. Ketika nilai metrik melampaui nilai maksimum,
Network 1 dianggap tidak dapat dicapai.
Mengatasi routing loops melalui
split-horizon
Beberapa routing loop terjadi
ketika informasi yang tidak benar dikirimkan kembali ke sebuah router menyangkal
informasi yang benar yang telah didistribusikan router sebelumnya. Split
horizon mengurangi informasi routing yang tidak benar dan pembebanan routing.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar